Urutan Kronologi Kecelakaan Setyo Novanto

1
181

Beritasiber.com – Jakarta, Berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh kepolisian di lokasi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto, ada tujuh titik yang ditandai sebagai pusat perhatian. Urutannya menggambarkan runutan kejadian.

Dikutip dari Kompas.otomotif dimulai dari tanda pertama yaitu kerusakan pada trotoar. Di sini dugaan titik lokasi yang membuat Toyota Fortuner yang ditumpangi Setya naik ke trotoar.

Titik kedua yaitu kerusakan pada batang pohon yang sempat disenggol bodi Fortuner. Titik ketiga adalah patahan plastik, namun polisi yang ada di lokasi belum bisa memastikan berasal dari bagian mobil sebelah mana.

Titik keempat menunjukan bekas patahan pelek yang bisa menggambarkan kerasnya benturan. Titik kelima dan ketujuh yakni pecahan kaca yang dilapisi kaca film. Sementara titik keenam adalah tiang listrik yang diduga memberhentikan laju Fortuner.

“Belum tahu ini pecahan dari kaca yang mana. Nanti kami akan cocokan dengan mobilnya,” kata polisi yang bertugas olah TKP, Kamis (17/11/2017).

Fortuner sudah tidak terlihat di lokasi sebab sudah dievakuasi “diam-diam” sebelum olah TKP dimulai. Polisi sempat memergoki Fortuner itu sedang diangkut oleh jasa perusahaan asuransi, kemudian diamankan.

Sampai semua polisi meninggalkan lokasi kejadian pada pukul 11.45 WIB, tidak ada satupun pernyataan resmi dari kepolisian yang menjelaskan urutan kejadian.

Truk Dicegat Polisi

Pihak Polda Metro Jaya menyetop truk derek yang mengangkut Toyota Fortuner tepat di depan Simprug Galery di Jl. Tengku Nyak Arief No. 10, Simprug, Jakarta Selatan. Fortuner yang terpantau tanpa pelat nomor itu merupakan mobil yang terlibat kecelakaan yang diduga ditumpangi Ketua DPR Setya Novanto.

Menurut saksi mata yang melihat kejadian di lokasi, penyetopan itu terjadi pukul 21.07 WIB. Diketahui, truk derek berlambang Asuransi Raksa. Berdasarkan kesaksian warga yang ada di lokasi, sopir truk derek mengatakan mendapat perintah lewat telepon untuk membawa Fortuner.

“Kami mau bawa ke Depok,kata sopirnya,” ucap saksi mata yang enggan disebutkan identitasnya, kepada KompasOtomotif, di lokasi kejadian, Kamis (16/11/2017).

Keterangan lanjutan, terjadi sedikit percakapan antara polisi dan pihak truk derek. Polisi mempertanyakan mengapa Fortuner itu sudah dievakuasi padahal belum olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sempat terjadi perbincangan antara polisi dan sopir yang menderek mobil yang diduga terlibat kecelakaan dengan Setya Novanto.

Truk derek akhirnya dipaksa mengangkut Fortuner, sambil mengikuti truk derek kepolisian ke Kantor Ditlantas Polda Metro Jaya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

(Koko)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here