Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan Tangkap Pengedar Tembakau Gorilaz

0
119

Beritasiber.com – Kepulauan Seribu, Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan menangkap pengedar Narkoba Golongan 1 Jenis Tanaman tembakau Gorilas pada hari senin 12/02/2018 di Pelabuhan Kaliadem Jakarta Utara.

Lelaki berinisial RH asal Jakarta Barat telah diamankan oleh unit Reskim Polsek Kepulauan Seribu Selatan dengan Barang bukti Tembakau Gorilas 1 (satu) bungkus plastik, berat 3,20 Gram.

Modus operandi yang dilakukan oleh Tersangka RH adalah mengedarkan barang haram tersebut kepada ABK Kapal Pulau Seribu yang akan menuju P. Tidung Kepulauan Seribu Selatan.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian Sik, Msi yang redaksi hubungi melalui sambungan telepon membenarkan penagkapan ini “Semalam telah dilakukan penangkapan kepada RH karena membawa Narkotika golongan 1 di Pelabuhan Kaliadem oleh Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan”,Terang Kapolres.

“Saya memang sudah perintahkan Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan AKP B Budi Hastono SE untuk membentuk Tim antisipasi peredaran narkoba di wilayah Kepulauan Seribu khususnya Kepulauan Seribu Selatan. Jangan sampai Kepulauan Seribu menjadi tempat tujuan peredaran narkoba melalui jalur dermaga yang akan menuju Kepulauan Seribu,” Ujar Kapolres.

Menindaklanjuti perintah Kapolres, maka Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan Pun membetuk Tim Sus yang terdiri dari Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Kepulauan Seribu Selatan untuk penyekatan di dermaga-dermaga yang menuju Kepulauan Seribu.

“Dari hasil penyelidikan yang ulet yang dipimpin Iptu Bernadus Koloay, SH, ternyata benar di Pelabuhan Kaliadem kemarin telah kita amankan 1 (satu) orang pengedar narkotika gol 1 jenis tanaman, ini akan Kita lakukan pengembangan untuk menangkap Jaringan peredaran Narkotika ke Wilayah Kepulauan Seribu,” Jelas Kapolsek Kep. seribu Selatan.

Unit Reskrim Polsek Kepulauan Seribu Selatan Tangkap Pengedar Tembakau Gorilaz berinisial RH

Tersangka-tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 (1) Sub Pasal 111 (1) dengan Ancaman hukuman paling lama 20 (dua puluh) tahun pidana penjara dan pidana denda maksimal 10.000.000.000 (sepuluh miliar).

(Sumber :Kasubag Humas Res 1000)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here