Presiden Joko Widodo Memimpin Upacara HUT TNI Ke-72 di Dermaga Indah Kiat Cilegon Banten

0
442
Presiden Joko Widodo Memimpin Upacara HUT TNI Ke-72 di Dermaga Indah Kiat Cilegon Banten (05/10/2017)

Beritasiber.com – Jakarta, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap segala ancaman dan gangguan yang dapat merusak keutuhan NKRI harus selalu dijaga. Dewasa ini gangguan baik dari dalam maupun luar negeri terhadap Pancasila sebagai dasar negara terlihat nyata.

“Tidak ada jalan lain bahwa kita harus bergegas membangun fondasi ekonomi nasional kita  Indonesia-sentris sebagaimana tuntutan Doktrin Pertahanan Semesta yang dipegang teguh oleh TNI, menjaga stabilitas politik dan keamanan, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat internasional terhadap negara kita,”ujar Presiden di hadapan ribuan prajurit TNI  yang mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 TNI  di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (5/10/2017).

Selain itu Presiden Joko Widodo menyampaikan,” Dalam dunia yang semakin terbuka ini, tak ada lagi yang dapat ditutup-tutupi. Segala kabar terkait suatu negara dapat dengan mudahnya tersebar cepat. Maka, untuk mendukung pembangunan nasional, tak ada pilihan lain selain berupaya memberikan pesan bahwa Indonesia adalah negara yang stabil secara ekonomi dan keamanan.

“Sinergi antara TNI dengan institusi lain dalam pemerintahan dan seluruh komponen bangsa adalah mutlak untuk dijaga dan ditingkatkan,” tegas presiden Joko widodo.

Presiden Joko Widodo mengatakan, dirinya teringat pada naskah ikrar yang selalu dibacakan pada setiap upacara Hari Kesaktian Pancasila.

“Bahwa sejak kemerdekaan NKRI diproklamirkan, telah banyak rongrongan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan karena kelengahan dan kekurang waspadaan kita,” tuturnya,

Oleh karenanya, sejak saat itu, kita pun bertekad untuk mempertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk menggalang kebersamaan demi keutuhan NKRI.

“Kita tidak boleh lengah, kita harus bersatu. TNI dengan institusi lain dalam pemerintahan dan dengan seluruh komponen bangsa harus bersinergi dan solid, harus bersatu padu dan bahu membahu,” pungkas Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo yang menyaksikan Atraksi militer dari mimbar bersama Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal Hadi Tjahjanto.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla dalam upacara peringatan tersebut di antaranya sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja dan para duta besar dari negara sahabat. Tampak hadir pula Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno dan Ibu  Tuti Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-11 Boediono serta Ibu Sinta Nuriyah Wahid.

(Dari berbagai sumber – Red.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here