Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan Barang Bukti Belasan Kg Sabu Dan Ekstasi

0
82
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Musnahkan Barang Bukti Belasan Kg Sabu Dan Ekstasi Kamis, 12 juli 2018

Beritasiber.com – Jakarta, Polres Pelabuhan Tanjung Priok musnahkan barang bukti (BB) berupa  sabu seberat 5 Kg dan 18.000 butir pil ekstasi dengan menggunakan mesin pres , Kamis (12/07/2018) .

Pemusnahan di hadiri Kapolres Pelabuhan Eko Hadi S, perwakilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara M Najib, Suhkadin dan Sutrisno sementara dari Kejaksaan Negeri Jakarta Urara di wakili oleh Imelda Siagian. Hadir pula dalam pemusnahan tersebut perwakilan dari PT. Pelni dan Posbakum Nur Sugiyatmi. Barang bukti yang dimusnahkan adalah hasil penangkapan bulan April lalu.

Dalam konferensi pers yang di gelar di halaman Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan,”Dengan dimusnahkanya barang bukti tersebut sekitar 43.000 jiwa terselamatkan. Sebelumnya ditangkap tersangka FE dan empat tersangka lainya dengan BB 4 Kg dengan menggunakan tas jinjing warna coklat di Debarkasi penumpang PT Pelni. Petugas yang sebelumnya telah mendapat info dari masyarakat kemudian melakukan pengembangan dan diketahui tersangka menumpang KM Lawit dari Pontianak dengan membawa BB yang akan di edarkan di Jakarta.”Terangnya.

Kasat Narkoba Alrasyidin Fajri Gani , menambahkan , “Berkat kerja sama yang solid  antara lintas internal dan stakeholder  terkait , Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil mengungkap peredaran narkotika lintas propinsi, enam tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti berupa  sabu seberat 4 Kg dan 18.000 butir pil ekstasi”, tuturnya kepada awak media dalam konrfensi pers yang digelar di halaman Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kasat Narkoba Alrasyidin fajri Gani melanjutkan,”Beberapa hari kemudian kembali ditangkap  satu tersangka lagi dengan BB pil ekstasi sebanyak 18000 butir . Untuk mengelabui petugas tersangka membawa Barang bukti dengan diikat menggunakan korset dan sebagian di masukan kedalam bagian vital. Peredaran barang haram tersebut di kendalikan oleh DPO jaringan Banjar Masin , Tanjung Pinang , Jakarta”. Ungkapnya.

Ke – enam tersangka yang di amankan masing FE , MAA , MR , AP , AA , dan HA. Semua sudah dalam proses di Kejaksaan Negeri Jakarta Untara menunggu proses persidangan. (Reporter : Ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here