Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Forum 4 Pilar Bersama Gus Sholeh Gelar Orasi Kebangsaan di Monas

0
83
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Forum 4 Pilar Bersama Gus Sholeh Gelar Orasi Kebangsaan di Monas (03/09/2018)

Beritasiber.com – Jakarta,  Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Oktober, FORUM 4 PILAR, menggelar Konsolidasi Bangsa sebagai bentuk visualisasi konkrit rasa Kebangsaan di taman Aspirasi Monas Jakarta Pusat (03/10/2018)

Aksi ini merupakan perwujudan dari keresahan kita bersama, sebagai anak bangsa bahwa sampai hari ini banyak sekali bermunculan faham-faham perorangan atau kelompok yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa kini semakin merajalela. hingga memasuki sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sambutannya, Koordinator Umum Forum 4 Pilar, Frangky mengatakan : Sudah selayaknya sebagai Garda terdepan kita harus siap menjawab tantangan tersebut, katanya

Ia meneruskan “Faham-faham yang bertolak belakang dengan ideologi falsafah Pancasila dalam kerangka keberagaman yakni satu kata harga mati NKRI. Oleh karenanya kita harus tolak, jangan beri kesempatan dan ruang untuk khilafah syariah dengan cara radikal dan intoleran dalam demokrasi kita. Republik Indonesia berdiri bukan milik satu golongan , maka dari itu mari semua, yang cinta terhadap Bumi Pertiwi kita NKRI. Rapatkan barisan , tolak khilafah syariah, tolak Intoleransi, tegakkan NKRI, tegakkan Pancasila, “tutup Frangky.

Aksi yang diikuti oleh puluhan warga masyarakat yang cinta kepada tanah air ini juga dihadiri oleh Gus Sholeh.

Dalam orasinya, Gus Sholeh menyuarakan “Konsolidasi bangsa adalah bentuk akumulasi menjawab tantangan dari faham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dalam edukasi terbuka. Dengan alasan, kesamaan keresahan anak bangsa dari rongrongan dan tekanan faham pengrongrong NKRI. Yang bertujuan mengedukasi masyarakat untuk memahami Demokrasi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya, bukan demokrasi sebebas bebasnya. Menekankan kembali semangat NKRI dan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa. Semangat kebersamaan bahwa republik Indonesia bukan milik kelompok atau golongan tertentu, “ujar Gus Sholeh.

Sistem pemerintahan negara kita bahwa unsur demokrasi yaitu Pemilu sudah sesuai guna menentukan pemimpin atas kedaulatan rakyatnya, bukan pemimpin yang terpilih secara aklamasi oleh kelompok yang mencoba ingin mengatur negara, Ujar Franky, mengakhiri aksinya, sore ini.

(Koko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here