PANGDAM VI /MLW HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRI KOLONEL CTP. SUKANTO HADI DI BANDUNG

0
298

Beritasiber.com – Bandung, Puncak kewajiban dan tugas paripurna sebagai orang tua adalah menikahkan anak anak mereka sehingga anak anak itu dapat membangun rumah tangga sebagai anak anak yang dewasa untuk melanjutkan kehidupan sebagai generasi penerus keturunan orang tuanya.

Rupanya kewajiban dan tugas sebagai orang tua ini telah dituntaskan oleh pasangan Kolonel Ctp. Dr. Ir. Sukanto Hadi, MT  dan Herry Rumnaningsih dengan mengadakan perhelatan nikah bagi putri sulungnya yaitu Vivi Sevita.

Vivi Sevita yang lahir di Indramayu, 27 November 1991, lulusan Sarjana Kimia, dan saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S2-nya di FMIPA KIMIA ITB,. Viivi bekerja di Rumah Belajar Daniel Bandung serta Mengajar di SMA Kristen YAHYA Bandung mendapatkan jodoh putra dari pasangan suami istri Suko Rahmadi dan Titik Marwani bernama Dorota Meiantika Kurniadi lahir di Yogyakarta, 25 Mei 1991 yang merupakan lulusan Unikom Teknik Informatika Bandung, dan saat ini bekerja di bank BCA Bandung Jawa Barat.

PANGDAM VI /MLW HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRI KOLONEL CTP. SUKANTO HADI DI BANDUNG 25 Agustus 2018

Prosesi pernikahan Vivi Sevita dengan Dorota Meiantika Kurniadi dilaksanakan sesuai dengan keyakinan mereka yang beragama Kristen. Kegiatan acara pernikahan dimulai pada hari Jumat, 24 Agustus 2018 sampai dengan Sabtu, 25 Agustus 2018 di Bandung.

Terpantau oleh media beritasiber.com, sejak tanggal 24 Agustus 2018 di kediaman Kolonel Ctp. Sukanto Hadi di daerah Parakan Saat Cingised Bandung selaku pihak mempelai perempuan telah diadakan acara Sungkeman, siraman, midodareni serta bidston atau kebaktian pengucapan syukur.

Sebelum memulai prosesi pernikahan, dalam adat Jawa dilakukan acara siraman.  Siraman berasal dari kata siram, atau mandi.  Yaitu dengan mengguyurkan pada kedua calon pengantin secara terpisah.  Air yang digunakan dalam siraman dinamakan air perwitosari atau purwitosari.  Air ini dipercaya sebagai air suci yang berasal dari 7 sumber atau mata air.

Setelah siraman selesai dilakukan, ada satu ritual lagi yang dinamakan dodol dawet. Penjualnya adalah ibu calon pengantin perempuan yang dipayungi oleh ayah calon pengantin perempuan. Pembelinya yaitu para tamu yang hadir, yang menggunakan pecahan genting sebagai symbol uang. Genting yang terbuat dari tanah itu bermakna bahwa kehidupan manusia berasal dari bumi. Selain itu prosesi ini melambangkan agar dalam upacara pernikahan yang akan dilangsungkan, dikunjungi para tamu yang melimpah bagai cendol dawet yang laris terjual.

Sebagai orang Kristen, Kolonel Sukanto Hadi mengharapkan bahwa putri terkasihnya Vivi Sevita dalam membangun rumah tangga nantinya tetap memelihara keimanannya sebagai pengikut Kristus, untuk itulah maka malam harinya setelah acara siraman dilangsungkan bidston sebagai kebaktian ucapan syukur serta melandasi seluruh sendi kehidupan rumah tangga ini nantinya.

Keesokan harinya, pada tanggal 25 Agustus 2018 pukul 07.00 Wib rombongan mempelai menuju Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Maulana Yusuf Bandung didampingi seluruh keluarga mempelai. Kebaktian Pemberkatan dan Peneguhan pernikahan Vivi Sevita dan Dorota Meiantika Kurniadi dipimpin oleh Pendeta Roy Alexander Surjanegara. Usai kebaktian dilanjutkan dengan  kedua mempelai menandatangani Akta Nikah didepan Petugas Pencatatan Sipil.

Acara selanjutnya rombongan pengantin dan seluruh keluarganya menuju tempat resepsi di gedung Pussen Kavaleri Bandung dikawal Voridjer dan Pengamanan.

Prosesi memasuki gedung acara disambut dengan meriah oleh kedua orangtua serta keluarga inti menuju pelaminan dilanjutkan dengan sambutan sambutan. Sambutan dari pihak keluarga dipimpin oleh Ir. Eddy Sunyoto, M.Sc. dilanjutkan dengan melempar bunga pengantin.

Nampak hadir dalam acara resepsi ini, Mayjen TNI Subiyanto Pangdam VI Mulawarman,  Mayjen TNI (Purn) Ir.Dedy Hadria, Msc, mantan Dirtopad, Brigjen TNI Sapto Wahyu Nugroho, SH, Wadanpuspomad,  Asisten dari Kodam VI Mulawarman, keluarga besar Paguyuban Siswosuwarno, keluarga besar dari Yogya, Semarang, Jakarta, Bogor, Bekasi, Purwokerto dan Cilacap, juga teman teman sekolah SMA Kristen, Kerabat serta rekan rekan kerja dari keluarga kedua mempelai.

Keuarga besar Paguyuban Sisosuwarno turut hadir dalam resepsi di Gedung Pussenkav Bandung 25 Agustus 2018.

Dalam kesempatan ini, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai, Semoga rumah tangganya bahagia dan langgeng.

Acara berlangsung sangat meriah, aman, lancar dan kondusif.

(Editor :Dharma L, Reporter : Mus dan  Bowo)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here