Oknum Anggota Polres Mimika Penganiaya Wartawan Saldi Sudah Diproses Propam

0
152
Foto ilustrasi wartawan-okezone-dianiaya-oknum-polisi

Beritasiber.com – Jayapura, Seperti diberitakan media lokal di Mimika, Papua menyebutkan, Sabtu (11/11l) sekira pukul 22.50 WIT, Saldi Hermanto, Wartawan Okezone, dikeroyok sekelompok oknum anggota Polres Mimika.
Pengeroyokan itu membuat wajah Saldi tampak pecah di bagian kiri. Bagian lain wajahnya tampak bengkak dan lebam. Saldi juga mengaku dirinya mengalami sakit pada bagian rusuk kanan.

Berdasarkan keterangan dari korban yakni Saldi, kronologi kejadian pengeroyokan tersebut berawal saat dirinya mem-posting di akun media sosialnya karena kecewa terhadap petugas kepolisian yang bertindak sesuka hati saat akan melakukan pembubaran perselisihan antar warga.

“Mereka tersinggung karena posting-an fb saya dan saya emosi juga pada saat penanganan kericuhan di pasar malam dimana ada perkelahian pemuda dan situasi gaduh. Setelah sudah kondusif tiba-tiba kepolisian datang langsung mengejar dan membabi buta melepas tembakan berulang kali, sehingga masyarakat panik berlarian dan anak saya jatuh serta terinjak,” ujar Saldi kepada Okezone, Minggu (12/11/2017).

Saldi menyatakan bahwa isi status medsos Facebooknya berisi ‘Petugas keamanan bukannya mengamankan malah membuat situasi menjadi ricuh’. Setelah mem-posting kalimat tersebut Saldi yang kebetulan sedang berkumpul di depan Satlantas langsung di jemput paksa oleh pihak oknum kepolisian ke pos terpadu.

“Kebetulan saya lagi kumpul di dekat Satlantas bersama wartawan dan di jemput paksa, terus dibawa pos terpadu di Jalan Budi Utomo dimana pos personel kepolisian dan gabungan Satpol PP. Sampai disana saya langsung dipukul salah satu oknum dan mereka langsung mulai melakukan pengeroyokan hingga saya diinjak,” jelasnya.

Saldi menuturkan bahwa setidaknya 6-8 anggota kepolisian menganiaya selama sekira 15-20 menit. Setelah dianiaya di di pos terpadu, Saldi mengaku dibawa ke Polres Timika, sesampai di Mapolres Mimikia, dirinya kembali dianiaya oleh seorang oknum Brimob dan diancam akan dilaporkan karena postingan status saya.

“Mereka mau memproses hukum saya dan dibawa ke Polres Timika, sampai disana ada anggota Brimob menghajar saya,” terangnya.

Akan tetapi, Saldi langsung mengadukan kasus ini ke Kasat Reskrim Polres Timika. Ia pun disuruh untuk membuat laporan pengeroyokan oleh oknum kepolisian dan melakukan visum terhadap aksi pengeroyokan tersebut.
“Kebetulan saya mengadukan kejadian ini ke Kasat Reskrim Polres Timika dan beliau menyuruh saya untuk membuat laporan serta visum,” tandasnya.

Kabid Humas Polda Papua Kombespol Drs A.M Kamal SH dalam siaran persnya mengatakan bahwa saat ini oknum anggota dalmas yang melakukan pengeroyokan terhadap saudara Saldi Hermanto telah diamankan di Polres Mimika dan para pelaku masih dalam pemeriksaan Propam Polres Mimika.

Langkah- langkah Kepolisian yang dilakukan menerima laporan, Wakapolres menemui korban meminta maaf dan melakukan perawatan kepada Korban, mengamankan pelaku, Membuat Laporan Polisi, membawa koraban kerumah sakit guna di lakukan VER dan kasus ini masih di tangani Propam Polres Mimika.
(Dharma L – Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here