Nasib Baik Apkomindo Masih Menanti Ketukan Palu Hakim

0
201
Hoky bersama rekan rekan tetap semangat menjalani sidang. (foto 19/02/2018 di ruang sidang Soerbhakti Pn Jakpus)

Beritasiber.com – Jakarta, Tercatat sebanyak enam belas kali persidangan telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara sengketa logo Apkomindo. Dalam Perkara perdata khusus dengan Nomer : 53/Pdt.Sus-Hak Cipta/2017/PN.Niaga.Jkt.Pst ,yaitu Gugatan  sengketa  Hak Cipta dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Apkomindo terhadap Sonny Franslay (SF) sebagai tergugat I dan tergugat II Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia cq. Dirjen Hak Kekayaan Intelektual cq. Direktur Hak Cipta dan Desain Industri.

Menurut Ir. Soegiharto Santoso sebagai pihak penggugat yang bertindak selaku Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) sesuai SK KUMHAM RI Nomor AHU-0000478.AH.01.08.Tahun 2017 dan menjadi tumpuan harapan bagi seluruh anggota Apkomindo baik di pusat maupun daerah daerah seluruh Indonesia mengatakan,”Gugatan DPP Apkomindo terhadap Pak Sonny Franslay sebagai salah seorang pendiri organisasi Apkomindo ini terpaksa kami lakukan karena pendaftaran seni logo Apkomindo atas nama pribadinya kami rasakan mengancam eksistensi seluruh anggota asosiasi. Seperti dapat kita lihat dalam eksepsi Tergugat I yang mengatakan “sejak kepengurusan Suhanda Wijaya tahun 2008 sampai kepengurusan Tergugat Rekonpensi/ Penggugat Konpensi tahun 2017 (Lebih kurang 10 tahun) dan juga tuntutan 24 Milyar yang harus dibayarkan oleh Apkomindo karena telah menggunakan logo Apkomindo yang telah dicatatkan kepemilikan hak ciptanya secara pribadi olehnya. Artinya dengan berbekal sepucuk surat pencatatan Hak Cipta Logo Organisasi Apkomindo dia dapat menggunakannya secara sewenang wenang melarang seluruh pengurus dan anggota organisasi untuk menuruti ambisi pribadinya, apabila tidak dituruti maka baik pengurus maupun anggota Apkomindo dapat dituntut baik perdata maupun pidana. Ini sangatlah berbahaya, ”Ungkapnya kepada awak media yang hadir saat persidangan berlangsung di PN Jakpus.

“Sejak awal didirikannya Apkomindo tidak pernah ada larangan bagi segenap pengurus maupun anggota Apkomindo untuk menggunakan nama dan logo Apkomindo, bahkan dalam AD/ART organisasi Apkomindo disebutkan bahwa nama dan logo merupakan identitas organisasi, yang artinya sejak diciptakannya nama dan logo Apkomindo adalah untuk kepentingan organisasi. Namun sejak tahun 2016, tanpa ada informasi apapun yang diberikan kepada pengurus maupun anggota tiba tiba ada dimuat di koran pos kota (salah satunya) tentang pelarangan penggunaan logo apkomindo, pasalnya karena logo Apkomindo sudah tercatat atas nama pribadi pak Sonny  Franslay  yaitu dalam Surat Pendaftaran Ciptaan Nomor 050083 tertanggal 9 Maret 2011 dengan Nomor Permohonan C00201004539 tertanggal 27 Desember 2010 terhadap Seni Logo “APKOMINDO” atas nama SONNY FRANSLAY,”Tambah Hoky sapaan akrab Ir. Soegiharto Santoso.

Hoky melanjutkan,”Bahkan saya pribadi pernah ditahan di dalam rutan pajangan Bantul selama 43 hari karena tuduhan pelanggaran menggunakan logo Apkomindo tanpa ijin dari pemilik Hak Cipta yang telah tercatat dalam Surat Pendaftaran Ciptaan Nomor 050083 tertanggal 9 Maret 2011 dengan Nomor Permohonan C00201004539 tertanggal 27 Desember 2010 terhadap Seni Logo “APKOMINDO” atas nama SONNY FRANSLAY tersebut. Sebuah perkara yang ironis bukan ? Bayangkan, seorang Ketua Umum sebuah organisasi nir laba, yang notabene bergerak tidak dalam kerangka mencari keuntungan, namun dapat dikriminalisasi dengan tuduhan sepele yaitu menggunakan sebuah logo yang berpuluh puluh tahun digunakan pula oleh seluruh anggota organisasi dan tiba tiba dapat dipidanakan dengan semena-mena,”Pungkasnya.

Selama 16 (enam belas ) kali agenda persidangan digelar pihak penggugat telah menyerahkan sedikitnya sebanyak 135 bukti bukti  untuk melakukan gugatan pembatalan Hak Cipta Logo Apkomindo atas nama Sonny Franslay, ditambah dengan 9 orang saksi saksi fakta yang telah memberikan keterangan di depan persidangan PN Jakpus. Sementara dari pihak tergugat I telah dihadirkan 5 orang saksi fakta dan seorang saksi ahli.

Pada hari Senin, 19 Febuari 2018 agenda sidang adalah penyerahan kesimpulan dari para pihak. Yang menarik pada saat penyerahan berkas kesimpulan, Ir. Soegiharto Santoso selaku penggugat memohon ijin kepada Majelis Hakim agar dapat membacakan kesimpulannya. Dan Majelis Hakim berkenan memberikan ijin agar dapat dibacakan kesimpulan tersebut, bahkan pihak tergugat pun diberikan kesempatan yang sama meskipun tergugat I dan Tergugat II tidak bersedia membacakan kesimpulan mereka atas persidangan yang telah selama ini digelar di PN Jakarta Pusat.

Kesimpulan gugatan yang dibacakan Hoky jelas sangat berharap bahwa Majelis Hakim dapat mengabulkan permohonan gugatannya untuk membatalkan Hak Cipta Logo Apkomindo atas nama pribadi Sonny Franslay atau paling tidak Apkomindo berhak menggunakan logo tersebut sepanjang untuk kepentingan organisasi.

Dan sidang berikutnya akan digelar pembacaan keputusan oleh Majelis Hakim PN Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Hakim Ketua Marulak Purba SH, MH, Hakim Anggota Kisworo SH, MH dan Endah Detty Pertiwi SH, MH.

Akhirnya, Nasib Baik Apkomindo Masih Menanti Ketukan Palu Hakim.

(Maz Dharma)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here