Meity Magdalena Ussu Reses Di Cilincing Sebagai Komisi E DPRD Provinsi DKI

0
176
Meity Magdalena Ussu Anggota Komisi E DPRD Prov. DKI sedang melaksanakan reses di Cilincing (20/01/2019)

Beritasiber.com – Jakarta, Beberapa kewajiban Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI adalah melakukan reses untuk menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala; menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat; dan memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

Meity Magdalena Ussu yang saat ini menjabat di Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI bersama dengan 106 anggota DPRD DKI yang lainnya sedang melaksanakan Reses pertama tahun 2019 sebagai  salah satu bentuk menjalankan kewajibannya sebagai wakil rakyat.

Meity dalam kegiatan resesnya di wilayah Cilincing hari Minggu 20 Januari 2019 mengatakan,” Saya saat ini menjabat di Komisi E DPRD DKI yang membidangi Soal Kesejahteraan Rakyat (KESRA) meliputi sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pemuda, pemberdayaan masyarakat dan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, perpustakaan dan arsip daerah, RSUD dan RSKD, mental dan spiritual. Mumpung sedang reses saya ingin agar warga masyarakat cilincing dapat menyampaikan aspirasinya,”Ujarnya saat membuka kegiatan reses di wilayah Cilincing.

Dalam resesnya di wilayah Cilincing Meity membahas masalah BPJS, Kartu Lansia, KJP dan Kartu Pintar untuk Mahasiswa. “Untuk masalah kesehatan masyarakat saya sedang mengusulkan agar khusus warga ber- KTP DKI dapat langsung dilayani di rumah sakit tanpa BPJS, hanya menunjukkan KTP DKI dengan catatan dilayani di kelas 3. Sebenarnya dana anggaran untuk kesehatan dan pendidikan DKI banyak. Total anggaran DKI 89 trilyun untuk tahun 2019, ditambah lagi dengan SILPA yaitu Sisa Lebih Pembiayaan AnggaranTahun2018, yaitu selisih antara surplus/defisit anggaran dengan pembiayaan netto masih tersisa 16 trilyun.”Paparnya di depan seratusan orang warga Cilincing (20/1/2019)

Beberapa aspirasi masyarakat terkait masalah tunggakan iuran BPJS mandiri di wilayah Cilincing dalam kegiatan reses 1 tahun 2019, Meity menyarankan untuk segera lapor agar tidak membengkak tagihannya. Bagi masyarakat yang memang tidak mampu dapat dialihkan  dari fasilitas BPJS Mandiri ke BPJS PBI (Penerimaan Bantuan Iuran) sehingga warga tetap dapat dilayani apabila kesehatannya mengalami masalah.

Pertanyaan seputar Kartu untuk Lansia lebih banyak terkait dengan masalah cara membuatnya dan kapan fasilitas tersebut bisa segera direalisasi.

Warga masyarakat kecamatan Cilincing yang ikut kegiatan reses merasa senang karena dapat menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada wakilnya di dewan dan berharap agar dapat dilayani dengan maksimal.

(Mustaan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here