Mbah Yoko : Berharap Pemerintah Daerah Fasilitasi Didirikannya Sekolah Catur Di Banyumas

0
127

Susanto Megaranto (kiri) GM, M Lutfi Ali (tengah) MI, Gioko Rambat/Mbah Yoko (kanan) MN, FA, PN

Beritasiber.com – Jakarta, Gioko Rambat (64 tahun) atau sering dipanggil sebagai Mbah Yoko, warga Jl Satria Desa Kedunguter, Kecamatan dan Kabupaten Banyumas sudah bukan merupakan orang yang asing lagi dalam dunia olahraga catur nasional yaitu sebagai salah seorang Master Nasional (MN), Pelatih Nasional (PN) dan  saat ini telah dikukuhkan sebagai Wasit Internasional (Fide Arbiters dengan nomer register 7117388) .

Olahraga catur bukanlah pekerjaan utamanya, namun dia menggelutinya dengan sungguh sungguh, sampai menembus level nasional. Lebih hebat lagi, tak hanya satu profesi yang ditekuni, tetapi tiga, yakni menjadi pemain, pelatih dan sekaligus wasit. Sebagai pemain, dia merebut gelar master nasional (MN)  pada tahun 2010 pada turnamen Utut Cup Hadiyanto ke II dan Piala Raja di Yogyakarta.

Karier kepelatihan ditempuh sampai memiliki gelar Pelatih Nasional (PN), dan di bidang perwasitan meraih atribut Wasit Nasional (WN) dan sekarang menjadi Wasit Internasional (Fide Arbiters dengan nomer register 7117388) . Di masa muda, Gioko memiliki hobi catur dan tinju.

Setelah berprestasi di berbagai even, Mbah Yoko tak mau berhenti di tataran pemain, sehingga belajar menjadi wasit dan pelatih.

Memulai karier dari jenjang terbawah, dengan mengikuti pelatihan. Setelah bertahun-tahun, kini dia mengantungi sertifikat pelatih nasional (PN) , wasit nasional (WN) dan menjadi Wasit Internasional (Fide Arbiters dengan nomer register 7117388). Saat meraih gelar Wasit Nasional, dia satu-satunya peserta dari kabupaten Banyumas Jawa Tengah.

Sebagai wasit, dia bertugas di PON Jabar 2016. Tahun ini dia menjadi wasit pada turnamen Japfa Chess Internasional (15-19/5), yang akan datang di Kejuaraan Internasional Simbolon Rating international (3-7/7), dan tanggal 11 – 15 Juli 2017 mengikuti seminar Wasit Internasional Fide Arbiter, Menjadi Wasit   Kejurnas di Grand Cempaka Resort Cipayung, Bogor (16- 22 Juli 2017). Lalu Menjadi wasit di Piala Kejati Surabaya Jawa Timur (31 – 06 Agustus 2017), Menjadi Wasit di Piala Raja Yogyakarta (21 – 25 Agustus 2017). Untuk Penutup tahun akan menjadi wasit di Borneo Malaysia Open di Negara Malaysia.

Ayah tiga anak dan suami Endang Ngudi Haryanti itu mengaku saat mengikuti penataran, baik pelatih maupun wasit, merupakan yang tertua dibanding peserta lain, sehingga dipanggil ”mbah”. ”Saya tetap semangat, meski pensiunan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dengan dinas terakhir di kantor syahbandar cilacap. Usia saya aslinya 64 tahun.”Ujarnya.

Saat ditemui di kediamannya kawasan utan kayu Jakarta Timur, Mbah Yoko memberikan tips agar dapat menjadi pecatur yang berprestasi, dia mengatakan,”Untuk dapat menjadi pecatur yang berprestasi maka harus dimulai sejak usia dini. Dampak dari orang yang menekuni olahraga catur orang terlatih berpikir dengan strategi dan tidak mudah pikun ataupun stroke. Jadi bermain olahraga catur sesungguhnya memiliki dampak yang sangat positif bagi kehidupan,”Ungkapnya.

“Harapan saya, agar dapat terjadi regenerasi terhadap pacatur muda yang berbakat saya ingin pemerintah daerah memfasilitasi mendirikan sekolah catur di Banyumas. Saya bersedia untuk menjadi pelatih dan menciptakan tunas tunas muda pecatur untuk dapat menjadi master master catur nasional.” Harapnya.

“Saat ini ada bibit unggul pecatur dari Banyumas yaitu Agung Wicaksono (17 tahun) dan Kantona (17 ), untuk sementara kalau mau bergabung dengan club warung catur kuda mas pimpinan bapak Basirun SPd. Dalam waktu dekat dapat meraih gelar master nasional,” Pesannya kepada pecatur muda dari Banyumas.

“Saya menghimbau bagi pecatur pemula yang berbakat dan memiliki keinginan untuk maju silakan bergabung dengan Club warung catur kuda mas segera menghubungi bapak Basirun SPd. Atau menghubungi saya di nomer 081226159918 , yang nantikan akan dapat menjadi cikal bakal sekolah catur di Banyumas,”  Kata Mbah Yoko yang juga sebagai paranormal jitu. (Dharma El.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here