Ketum PWRI Sampaikan Duka Cita Terkait Tragedi Annapolis

0
88

Beritasiber.com – Jakarta, Insiden penembakan yang terjadi di kantor berita The Capital Gazette di Annapolis, Maryland, Amerika Serikat hingga menewaskan jurnalis saat ini tengah memicu keprihatinan banyak pihak, baik dari kalangan politisi maupun insan pers dunia.

Di Indonesia, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI-red) saat ini menyampaikan keprihatinan mereka atas peristiwa penembakan yang mensasar kantor berita hingga menewaskan sejumlah jurnalis.

Ketua Umum PWRI Suriyanto menegaskan pihaknya bersama seluruh wartawan di Indonesia mengucapkan turut berbela sungkawa  atas meninggalnya jurnalis  dalam insiden penembakan di Annapolis. Menurutnya, hal itu seharusny tidak boleh terjadi dan menimpa para pekerja media yang keseharian mereka bertugas demi kepentingan publik.

“Saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas terjadinya penembakan di Annapolis, city AS yang mengakibatkan jurnalis tewas,” tegas Suriyanto yang menyampaikan melalui keterangan tertulisnya dari Jakarta, Indonesia.

Suriyanto menegaskan, peristiwa penembakan itu tengah menciderai pers sebagai pilar demokrasi keempat dunia. Diapun berharap seluruh pers dunia bisa menyatukan visi dan sikap dalam menyikapi berbagai penganiayaan, maupun kejahatan yang kerap menimpa wartawan atau jurnalis dalam melaksanakan tugas mulia mereka.

“Saya berharap seluruh pers dunia dapat bersatu untuk menjadikan kejahatan dan kriminalisasi pers sebagai kejahatan kemanusiaan,” terangnya.

Suriyanto juga mengilustrasikan keprihatinannya terhadap kasus-kasus terkait pekerjaan wartawan dan dunia pers di Indonesia yang saat ini tak pernah tuntas diselesaikan, khususnya terkait penganiayaan dan intimidasi bahkan pembunuhan terhadap para pekerja media tersebut.

“Mari kita bersatu pers dunia untuk menegakkan keadilan pers dan kebebasan pers dunia dalam pengabdiannya untuk menyebarkan informasi yang baik, benar dan akurat yang dibutuhkan masyarakat dunia,” tegasnya.
(sumber : citypost.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here