Kepala Badan Informasi Geospasial Bersama Katopdam IV/Diponegoro Dan Ketua Departemen Teknik Geodesi Undip Renovasi Datum Genuk

0
9925

Beritasiber.com – Semarang, Datum gunung genuk biasa juga disebut dengan datum Batavia atau datum Jakarta ,Datum ini digunakan sebagai datum untuk titik-titik triangulasi Sumatera, Jawa, Bali, Lombok sampai Nusa Tenggara.

Sesuai dengan namanya datum ini terletak di gunung genuk ( Jawa Tengah) yang ditetapkan di titik P520. Untuk lintang dan azimut geodetiknya ditetapkan posisi lintang astronomis dan azimut astronomis ke suatu titik dari titik P 520. hasil dari pengukuran bujur astronomis maka bujur geodetic ditetapkan pada titik P126 di Jakarta kemudian titik P 520 ditentukan dengan mentrasmisikan hasil bujur geodetic yang ada di Jakarta( P126) dengan hubungan triangulasi ,dengan ellipsoid referensi Bessel 1841.

Katopdam IV / Diponegoro Kolonel CTP. Dr. Ir. Sukanto Hadi, MT. di Datum Gunung Genuk Jepara Jawa Tengah Rabu, 23 Juli 2019.

Pada tahun 1912-1918 jaringan utama triangulasi jawa di perluas ke bali dan lombok, dan pada tahun 1919 sudut triangulasi telah sampai ke sumatera barat. Dan pada akhirnya pada tahun 1931 dilakukan hitungan ulang untuk triangulasi sumatera, jawa, bali sampai nusa tenggara sehingga mengacu pada Datum Gunung Genuk. Sehingga pada akhirnya titik-titik triangulasi utama tersebut diturunkan ke orde yang lebih rendah, yaitu sekunder, tersier, dan kuarter. Kemudian, titik-titik dengan orde yang lebih rendah yang dekat dengan pantai digunakan sebagai titik kontrol untuk pemetaan laut Pulau Sumatera, Jawa, Bali sampai Nusa Tenggara.

Datum Gunung Genuk sebelum dilakukan renovasi.

Pada hari Rabu tanggal 23 Juli 2019 telah diresmikan Renovasi Datum Genuk oleh Kepala Badan Informasi Geospasial Prof. Hasanuddin Z. Abin bersama Katopdam IV/ Diponegoro Kol. CTP. Dr. Ir. Sukanto Hadi, MT. dan Ketua Departemen Teknik Geodesi Universitas Diponegoro Semarang Dr. Yudo Prasetyo, ST., MT. di Jepara Jawa Tengah.

Menurut keterangan Katopdam IV/Diponegoro Kol. CTP. Dr. Ir. Sukanto Hadi, MT. dalam siaran persnya dikatakan Yang direnovasi dari Datum Gunung Genuk adalah bangunan tugu (Pilar) yang sudah rusak direkonstruksi kembali sesuai ukuran pilar Triangulasi Primer setinggi 1.5 m, lebar 50 cm.

Lebih lanjut Katopdam IV/ Diponegoro mengatakan,” Urgensinya renovasi Datum Gunung Genuk adalah sebagai referensi awal penghitungan titik koordinat awal pemetaan, ditegakkan kembali, saat ini berguna juga utk pelestarian cagar budaya terkait dengan Datum Gn.Genuk yg buat tahun 1863 oleh Belanda dan sejarah pemetaan di Indonesia.”Ujarnya kepada beritasiber.com (23/07/2019).

Ka. Badan Informasi Geospasial meresmikan renovasi Datum Genuk hari Rabu, 23 Juli 2019

Katopdam IV/Diponegoro menjelaskan lebih lanjut ,”Pemeliharaan Tugu Tugu Triangulasi merupakan salah satu program kerja Topdam IV/DIPONEGORO. Hal ini perlu dilakukan agar tugu tugu Triangulasi yang dibuat jaman Belanda, tetap terjaga dengan baik kondisinya, sebagai aset budaya bangsa terkait dengan sejarah pemetaan di Indonesia disamping itu kami berharap masyarakat yang awam tentang Titik datum tidak menjadi salah kaprah dalam menyikapi keberadaan Tugu Triangulasi, yang seringkali dianggap sebagai tempat tempat keramat atau dijadikan tujuan tujuan lain, sehingga dibongkar,”Terangnya lebih jauh.

Katopdam IV/ DIPONEGORO menandatangani peresmian Datum Genuk Rabu, 23 Juli 2019

” Datum gunung Genuk yang direnovasi saat ini, pertama sebagai produk sejarah dalam proses pemetaan di Indonesia, yang tidak boleh dilupakan begitu saja. Kedua, sebagai bahan penelitian bagi mahasiswa terkait dengan sejarah pemetaan di Indonesia, transformasi antar datum dan Sistem Referensi Koordinat di Indonesia. Ketiga, menjaga cagar budaya supaya tidak punah dan tetap menjadi referensi hitungan koordinat di Indonesia, untuk itu setelah diresmikan juga dilakukan pengukuran GPS oleh Tim BIG ( Badan Informasi Geospasial) sehingga diperoleh Koordinat di Titik P.520 dalam Sistem Referensi Geodetik Indonesia th 2013 ( SRGI.2013), sebagai Datum Nasional yg baru.”Pungkasnya.

Dalam sambutannya saat peresmian, Kepala Badan Informasi Geospasial ( Ka. BIG) Prof. Hasanuddin Z. Abin mengatakan,” Pilar ini penting sebagai bagian sejarah pemetaan di Indonesia, sehingga perlu dilestarikan dan terus dipelihara, baik untuk kepentingan pemetaan dan penelitian,” Ungkapnya.

Kepala Badan Informasi Geospasial Bersama Katopdam IV/Diponegoro Dan Kepala Departemen Teknik Geodesi Undip Renovasi Datum Genuk 23 Juli 2019

Hadir dalam kegiatan Peresmian Renovasi Datum Gunung Genuk antara lain Kepala Badan Informasi Geospasial (Ka.BIG) beserta Staf, KATOPDAM IV/DIP, beserta personel Topdam, Ketua Departemen Teknik Geodesi Undip Dr. Yudo Prasetyo, ST., MT. beserta staf Dosen dan Mahasiswa Teknik Geodesi Undip, Aparat teritorial Jepara, Danramil dan staf, Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam kabupaten Pati beserta staf, Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW), Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi ( KPHK) Pati Barat dan masyarakat pecinta alam setempat.

Kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar.

(Editor : Dharma L.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here