KEGIATAN RESES 1 TAHUN 2019 ANGGOTA DPRD PROVINSI DKI MEITY MAGDALENA USSU TELAH TERLAKSANA DI 16 TITIK WILAYAH CIKODING

0
416

Beritasiber.com – Jakarta Utara, Pelaksanaan kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta  digelar selama dua pekan, mulai 14 sampai 16 Januari, lalu dilanjutkan pada 21 sampai 29 Januari 2019.

Pada hari selasa 29 Jauari 2019 Meity Magdalena Ussu Anggota DPRD Provinsi DKI Komisi E melaksanakan kegiatan reses yang terakhirnya di wilayah Rorotan Cilincing Jakarta Utara.

Kegiatan Reses Meity Di wilayah Rorotan selasa 29/01/2019

“Hari ini hari terakhir reses yang saya laksanakan, saya telah turun ke masyarakat di 16 titik wilayah Dapil 2 Jakarta Utara, Cikoding yaitu Cilincing, Koja, Kelapa Gading dan Kepulauan Seribu. Berbagai permasalahan masyarakat sudah saya tampung. Reses 1 tahun 2019 ini hampir berbarengan dengan musrenbang, jadi masyarakat sudah menyalurkan juga aspirasinya melalui kegiatan musrenbang sehingga di wilayah kami  sebagian warga masyarakat lebih banyak menjalin dan mempererat tali silaturahmi,”Ujarnya usai kegiatan reses di wilayah Rorotan Cilincing Jakarta Utara, (29/01/2019).

“Di wilayah Rorotan ada beberapa warga yang masih belum paham mengenai Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan menanyakan mekanismenya. Mereka yang bisa menerima KLJ berusia di atas 60 tahun, tinggalnya di Jakarta artinya memiliki KTP dan KK DKI Jakarta, tidak memiliki penghasilan yang tetap atau miskin dibuktikan dengan SKTM jadi memang warga yang  tidak bisa memenuhi kebutuhan dasarnya. Dapat juga mereka yang memiliki penyakit yang sudah menahun. Tidak bisa melakukan kegiatan dan juga warga yang telantar. Jadi itu dia kriterianya untuk pemberian kartu lansia ini. Kalau memang memiliki kriteria seperti itu segera mendaftarkan diri ke kelurahan setempat agar bisa segera di data. Untuk besarannya sekitar 600 ribu rupiah per bulan.”Terang Meity  kepada Narsih warga RT. 01. RW. 02 yang sampai saat ini belum mendapatkan Kartu Lansia Jakarta karena dirinya dan suaminya merasa berhak atas fasilitas tersebut.

Warga Rorotan menyampaikan aspirasinya dalam kegiatan reses 1 tahun 2019.

Suparyono Sekretaris Kelurahan Rorotan menambahkan,” Penerima KLJ harus telah terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu (BDT) pada desil dengan kondisi status sosial/ekonomi terendah (desil 1). Adapun untuk lansia yang merupakan penduduk DKI Jakarta, namun belum terdaftar dan ditetapkan dalam BDT dapat secara aktif mendaftarkan diri atau didaftarkan melalui Lurah atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dalam pelaksanaan pemutakhiran BDT. Agar dapat segera terlayani. Apabila ibu memang memiliki kriteria untuk KLJ, silakan, Kami tunggu kehadirannya di kantor kelurahan ya bu,”Tambahnya.

Aspirasi yang disampaikan warga terkait  pembangunan gapura di depan jalan kompleks, menurut Meity bukan merupakan kewenangan pemerintah, karena kompleks tersebut masih dimiliki oleh developer, belum diserahkan ke pemerintah dan apabila memang warga berniat membangun dapat dengan cara swadaya masyarakat.

Sementara permasalahan penertiban jalan serta parkir truk container yang berada di sekitar komplek pemukiman dikeluhkan warga karena sering membuat macet akan ditampung untuk nantinya dikomunikasikan dengan pihak dinas terkait seperti dinas perhubungan dan dilihat peruntukan lahannya apakah sudah sesuai dengan peraturan dan perundangan.

Hadir dalam kegiatan reses kali ini Sekkel, LMK, Para Ketua RT dan RW serta warga masyarakat, meskipun kegiatan reses berlangsung sampai dengan pukul 22.00 WIB namun terpantau warga masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan dan semangat menyampaikan aspirasinya mumpung ada anggota dewan yang  turun ke warga untuk mendengarkan aspirasinya. Semoga kepentingan masyarakat dapat diakomodir dalam ruang sidang anggota dewan nantinya.

(Dharma L)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here