Bea Cukai dan BNN Bongkar  Penyelundupan 40 Kg Shabu Di Aceh

0
134

Beritasiber.com – Jakarta,  Sinergi  yang positif antara Kementerian Keuangan c.q. Direktorat Jenderal  Bea  dan  Cukai dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar  upaya penyelundupan  shabu sebanyak 40 kg  di  Aceh. Shabu seberat 40 kg dari Penang, Malaysia yang dibawa lewat jalur laut tersebut telah diamankan oleh petugas gabungan setelah dilakukan penindakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 10 dan 11 Januari 2018.

Dalam keterangan persnya hari Jumat 18 januari 2018 di Kantor Direktorat Jenderal Bea Cukai Jl. Ahmad Yani By Pass, Jakarta Timur, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan,”Tim patroli laut bea cukai dengan kapal BC 15021 dibawah kendali operasi  Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh melakukan penyisiran perairan Idi Rayeuk, Aceh Timur. Patroli melakukan pengejaran terhadap speedboat yang diduga mengangkut narkoba. Upaya pengejaran mengalami kendala karena speedboat memasuki daerah sungai Bagok, Aceh Timur, sehingga kapal BC 15021 tidak memungkinkan untuk menyusuri sungai tersebut. Petugas patroli laut kemudian berkoordinasi dengan petugas gabungan Bea Cukai dan BNN untuk melanjutkan penyelidikan. Kerjasama dari tim gabungan tersebut telah membuahkan hasil, karena akhirnya dapat menggagalkan penyelundupan 40 kg shabu. Sinergi yang positif kedua instansi penegak hukum ini merupakan langkah nyata dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia.”Terangnya.

Sri Mulyani menambahkan,”Upaya memberantas peredaran narkoba harus didukung semua pihak, seluruh elemen masyarakat juga harus berperan aktif dalam upaya melakukan pemberantasan narkotika dengan melaporkan kepada aparat penegak hukum jika menemukan adanya kejahatan narkoba di sekelilingnya,”Himbaunya.

Kronologi Penangkapan para penyelundup 40 kg sabu di Aceh, berawal dari informasi intelijen yang diperoleh Bea Cukai dari BNN pada 9 Januari 2018 terkait upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli laut Bea Cukai dengan kapal BC 15021 di bawah kendali operasi Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh melakukan penyisiran perairan ldi Rayeuk, Aceh Timur.

Kemudian tim melakukan pengejaran terhadap speedboat yang diduga mengangkut narkotika tersebut. Upaya pengejaran mengalami kendala karena speedboat telah memasuki daerah sungai Bagok, Aceh Timur dan kapal BC 15021 tidak memungkinkan untuk menyusuri sungai tersebut.

Bea Cukai dan BNN Bongkar  Penyelundupan 40 Kg Shabu Di Aceh

Petugas patroli laut kemudian berkoordinasi dengan petugas gabungan Bea Cukai dan BNN untuk melanjutkan penyelidikan. Petugas gabungan menemukan dan mengikuti seorang pelaku berinisial HR yang pada saat itu menggunakan sepeda motor dan diduga sebagai penerima sabu.

Petugas gabungan melakukan pengejaran dan menangkap pelaku di depan pekarangan rumahnya di Desa Bagok, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur pada 10 Januari 2018, sekitar pukul 05.45 WlB. Saat penangkapan, tersangka kedapatan membawa 19 bungkus sabu yang berada di dalam karung.

Selanjutnya, petugas gabungan melakukan pengembangan dan menangkap tersangka AM yang merupakan pihak yang menyerahkan sabu kepada HR di rumahnya. Penindakan dilanjutkan petugas gabungan dengan melakukan penangkapan tersangka JN di rumahnya di Desa Bentayan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur.

Petugas gabungan juga menangkap SN yang berperan sebagai orang memindahkan sabu yang dibawa JN di speedboat untuk diberikan kepada HR. SN memindahkan sabu tersebut dengan cara meletakkannya ke dalam sepeda motor milik HR yang terpakir di jalan di sekitar sungai Kuala Bagok pada saat terjadi transaksi narkotika antara HR dengan AM.

Berdasarkan hasil interogasi, tersangka AM bersama tersangka SN telah menyerahkan sabu kepada tersangka HR sebanyak 29 bungkus, namun yang berhasil disita hanya 19 bungkus seberat 19 kilogram. Atas keterangan tersangka AM tersebut, petugas gabungan kemudian kembali menggali informasi terhadap tersangka HR.

Dari informasi tersangka, diperoleh bukti bahwa sisa sabu sebanyak sepuluh bungkus seberat sepuluh kilogram telah dikubur di pekarangan rumah SN di Desa Bagok Panah Peut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur. Dari hasil penggeledahan, petugas gabungan menemukan sabu, sebanyak sebelas bungkus yang dikubur di dekat kandang ayam pekarangan rumahnya, di mana satu bungkus tambahannya merupakan sabu yang dikubur oleh SN pada saat transaksi sebelumnya.

Dari penindakan kali ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 40 kilogram narkotika jenis sabu, lima buah handphone dan dua unit speedboat serta meringkus empat tersangka. Keempat tersangka terjerat pasal Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan hukuman maksimal pidana mati.

Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahterimakan ke BNN untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum. Dari informasi yang diperoleh petugas gabungan. keempat orang tersebut dikendalikan oleh seorang pelaku yang saat ini masih buron berinisial DB.

(Dharma L).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here