BAHAYANYA BENDA ASING YANG MASUK DALAM TELINGA, HIDUNG DAN TENGGOROKAN

0
789

Oleh : dr. Bobie Rolando Tanjung

Beritasiber.com -Jakarta, Bagi orang tua dimanapun anak adalah segalanya buat hidup mereka. Segala hal akan dilakukan orang tua untuk memenuhi keinginan anaknya apalagi anak tersebut masih masa pertumbuhan dan sedang aktifnya mengenal benda-benda yang baru menurut penglihatan mereka. Benda apapun yang sudah bisa dipegang oleh anak bisa menjadi bahan menarik untuk dijadikan mainan. Apalagi warna, bentuk dan ukuran menjadi petimbangan buat mereka dalam memilih benda tersebut. Tapi tahukah anda semua kalau benda yang aman menurut orang tua atau kita yang lebih dewasa bisa menjadi masalah buat anak-anak tersebut nantinya.

Hal ini karena anak memiliki rasa ingin tahu yang besar dengan apa yang mereka genggam dan lihat. Kecenderungan anak-anak yang lebih kecil adalah memasukkan benda ke dalam mulut mereka sedangkan yang lebih besar kecenderungan memasukkan benda ke dalam lubang telinga atau hidung mereka. Bahkan masuknya benda asing ke dalam tubuh bukan hanya pada anak-anak tapi juga pada orang yang lebih dewasa. Masuknya benda asing dalam hal ini bisa karena faktor tanpa disengaja atau karena disengaja oleh yang bersangkutan.

Contoh kasus yang tidak disengaja belum lama ini diberitakan seorang anak di Inggris yang mengeluh sakit di telinganya pada pagi hari saat bangun dari tidur. Karena terasa sakit si anak mencoba mengorek telinganya dengan jarinya dan secara perlahan menarik sesuatu dari dalam telinganya. Ternyata yang mengejutkan benda yang masuk ke dalam telinga anak tersebut sejenis lipan atau kelabang berukuran 10 cm. Si anak lalu dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif dari dokter spesialis THT.

Kasus lain dialami oleh anak di Cina bulan April yang lalu yang mengeluh telinganya terasa sakit sehingga harus dibawa ke rumah sakit oleh ibunya. Pada saat diperiksa ternyata ditemukan adanya biji kacang yang tumbuh di dalam telinga. Kasus ini menurut dokter yang merawat sangat jarang terjadi dan kemungkinan besar biji kacang itu masuk saat si anak sedang bermain di tanah dan tanpa sadar biji kacang tersebut masuk di telinga. Masih menurut pendapat dokter yang merawat, biji kacang tersebut tumbuh karena faktor kelembapan pada telinga manusia. Si anak  akhirnya mendapatkan tindakan operasi dan perawatan intensif untuk mengeluarkan benda tersebut.

Sedangkan untuk kasus benda asing yang disengaja  oleh anak-anak lebih sering benda asing tersebut masuk ke dalam hidung. Anak-anak yang dibawa oleh orang tua baik itu ke Unit Gawat Darurat maupun Poli THT adalah benda asing yang masuk ke dalam hidung. Benda asing yang dikeluarkan bermacam-macam seperti manik-manik, peluru plastik, kapas, gabus, biji kacang dan lain-lain.  Untuk orang dewasa kasus benda asing yang sering didapat adalah kapas yang tertinggal dalam telinga atau duri ikan yang tertelan saat sedang makan.

Benda asing yang dalam istilah medis disebut dengan corpus alienum akan menjadi gangguan dan masalah buat si penderita dimana masuk ke dalam telinga akan menyebabkan rasa tidak nyaman, gangguan mendengar bahkan bisa menyebabkan infeksi. Apabila masuk ke dalam hidung dapat menyebabkan gangguan pernafasan dan beberapa kondisi menimbulkan ngorok saat tidur. Sedangkan bila masuk ke dalam tenggorokan dapat menyebakan gangguan dan rasa sakit saat menelan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado selama kurun waktu 4 tahun (2008-2011) didapatkan data bahwa paling banyak ditemukan pada usia 0-10 tahun dengan berbagai variasi benda asing yang ditemukan, tapi jumlah terbanyak adalah tulang atau duri dari makanan. Sedangkan untuk dewasa lebih banyak ditemukan pada usia lebih dari 51 tahun dengan kapas sebagai benda asing yang paling sering ditemukan.

Dengan seringnya ditemukan benda asing yang masuk di daerah tubuh yang terbuka seperti mulut, hidung dan telinga, maka ada beberapa hal yang dilakukan bila salah satu kejadian di atas sudah terjadi, diantaranya langsung membawa ke dokter atau dokter spesialis THT secepatnya, jangan menunda terlalu lama atau berusaha sendiri mengeluarkannya karena benda asing yang berada di dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi, pengobatan dan kontrol ulang harus dilakukan apabila mengalami infeksi seperti timbul nanah, darah dan tanda-tanda peradangan. Karena itu ada beberapa saran untuk mencegah jangan sampai kemasukkan benda asing seperti:

  • Pada saat istirahat harus perhatikan keadaan disekeliling tempat kita istirahat. Bersihkan dulu tempat kita akan istirahat seperti merapikan seprei dan selimut dan jangan tidur atau istirahat di sembarang tempat.
  • Jangan menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga.
  • Orang tua harus memperhatikan anak-anaknya saat bermain karena anak-anak yang sudah bisa menggapai benda-benda dengan baik, akan dapat memasukkan benda-benda tersebut ke dalam mulut, hidung atau telinga mereka.
  • Perhatikan baik-baik jenis makanan yang akan dimakan bila makanan tersebut mengandung duri yang banyak serta halus, sebaiknya diolah dalam bentuk lain.

(Red.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here